Kokoh ! itulah Arti dari Usaha dan Yakin untuk Meraih Mimpi

Sudah lihat foto - foto di atas? Mereka sama seperti kalian, yang memiliki mimpi, dan ingin sukses di bidang yang mereka inginkan. Untuk yang ingin menjadi Pramugari, Anggi sebut dengan Wannabes.. Lalu untuk apa Anggi membuat Novel DIARY OF FLIGHT ATTENDANT WANNABE? alasannya adalah, karena Anggi perduli dengan kalian, mengajak kalian yakin kepada ketentuan - ketentuan Allah, agar tidak berputus asa, selain itu karena Anggi mau kalian belajar dari pengalaman keisha sebagai tokoh utama di dalam DOFAW ini, memetik pelajaran yang berharga.
Anggi akan mengangkat satu cerita inspirasi dari wannabes, yang berhasil menggapai mimpinya untuk menjadi Pramugari, dan wanita ini sekarang sedang masa pendidikan di Batik Air, setelah berkali - kali gagal mencoba masuk dan tes Pramugari.
Ada yang mau Anggi sampaikan di blog ini, tolong sebelum kalian bertanya, coba cari tahu dulu mengenai bidang yang kalian inginkan, sederhananya jika kalian ingin menjadi Pramugari atau Pramugara, sudah jelas kalian harus tahu apa itu Pramugari, apa itu Pramugara, kemudian seperti apa pekerjaannya, dan kuasai satu bahasa Asing, terlebih bahasa Inggris, tidak harus kalian fasih seperti bule, setidaknya kalian paham dan tahu apa yang di sampaikan dan bisa berkomunikasi, walaupun tidak aktif.
Perlu kalian sadari, ketakutan hanya dapat merusak kepercayaan diri merusak mimpi, jadi harus percaya dan pede sama diri sendiri, tapi dengan catatan tidak terlalu kepedean juga, karena jika kita menganggap diri sudah sangat siap terkadang kita tidak menginstropeksi hal - hal kecil yang seharusnya di perhatikan
Anggi nggak mau kalian terus - menerus di suapi, kalian coba buka dan cari pengetahuan melaui membaca buku, mencari - cari artikel lewat media internet, banyak sekali media yang bisa kalian dapatkan ilmunya.
Menjadi Flight Attendant tidak mudah. Kenapa ? Karena di butuhkan kedisiplinan yang baik, Karena di butuhkan keramah tamahan yang timbul dari hati - bukan unsur keterpaksaan Karena penyesuaian pola hidup yang harus seimbang Karena harus memiliki kontribusi yang baik bagi Perusahaan Karena di tuntut untuk selalu siap siaga dalam keadaan normal tetap di atur pemikirannya jika terjadi keadaan darurat di Pesawat? kemudian apa yang harus di lakukan?
Pertanyaan - pertanyaan yang awalnya Anggi anggap maklum, lama kemudian menjadi suatu hal yang harus kalian tahu.. Kalian bertanya : " kak kok bisa jadi Pramugari ?" " kak, sallarynya berapa ya?" " kak, aku mau jadi Pramugari tapi takut gagal, apalagi di Garuda pasti ketat banget kan ya?" " kak, aku nggak bisa berenang terus gimana?" " kak, tinggiku cuma 158" " kak, tinggi dan berat badanku nggak proporsional karena kekurusan" " kak, aku kegemukan, aku mau jadi Pramugari kak" " kak, tanggal recruitment berapa ya?" " kak, emangnya di Pesawat ngapain aja? aku mau jadi FA" " kak, apa aja sih persyaratannya jadi FA?" " kak, ayo dong bales, kok pesanku nggak di balessss..." Dan Lain Sebagainya.. Pertama tama, Anggi haturkan maaf ya sama kalian yang isinya berentet pertanyaan, yang sebenarnya bisa kalian cari sendiri infonya dengan membaca.Mohon maaf semua pesan Nggak bisa Anggi bales satu per satu. :) Salam Semangat ! Mengenai Sallary, nanti kalian sendiri tahu kok, saat sign contract dengan Perusahaan Maskapai Penerbangan yang bersangkutan. Anggi Paham sama kalian, karena ingin sekali membuat senang diri, dan orang tua. Tapi, inisiatif sangat di perlukan di samping kesabaran untuk menjadi FA.
Semua pertanyaan - pertanyaan kalian itu, ibaratnya dinding - dinding yang tinggi yang menjadi penyekat kalian untuk meraih mimpi - mimpi kalian.
Persiapkan diri kalian dari sekarang, untuk masa depan kalian yang baik. Memulai dengan sesuatu yang baik, InshaAllah Allah akan memberikan jalan.
Kenapa berenang di perlukan bagi FA, walaupun tidak di tulis sebagai syarat mutlak? Karena, dengan keahlian berenang, kita sudah mempersiapkan diri jika nanti terjadi keadaan darurat di air, untuk menyelamatkan diri dari Arus air di laut dan menyelamatkan penumpang lainnya. Kenapa Bahasa Inggris perlu? Karena sebagai penghubung mediasasi kultur internasional. "Kak aku kan nggak bisa? " Pernyataan ini adalah pernyataan yang pesimis, bagaimana mau melangkah jika kita sendiri sudah membuat sekat menyatakan diri tidak bisa. Kemudian, bagaimana caranya? Ya berlatih, terus menerus, hingga kalian mampu. Kalian bisa rasakan sendiri nanti akan membuat perubahan pada diri kalian sendiri, akan timbul rasa percaya diri, karena sudah melakukan persiapan yang matang.
Anggi mau sharing mengenai Pantuhir Di tahap Pantuhir ini, tidak ada tes tulis, hanya lisan. Pertanyaan yang di ajukan sering kali acak, tidak musti mengenai dunia aviasi. Misalnya apakah sudah siap menjadi Pramugari?, kemudian apa kontribusi kalian terhadap Perusahaan?. Dan ada juga yang tidak di tanya apa - apa, hanya di minta tolong untuk mengambilkan sesuatu atau mengobrol hal - hal ringan. Jadi, Anggi mau mengajak kalian, untuk tetap tenang, Jangan panik, tetap senyum, ramah walaupun kalian sedang di tes. Kuncinya adalah tampilkan yang terbaik, bukan memaksa diri untuk menampilkan hal yang sempurna. Karena dari situ kalian di nilai, FA tidak hanya di tuntut kecantikannya, atau ketampanannya, tapi Innerbeauty kalian yang akan timbul dengan sendirinya. Dengan Apa? Ya dengan kesiapan kalian, dengan kekuatan doa, restu orang tua, dan Keberuntungan. Banyak yang Cantik, Tampan, dan Pintar, namun tidak menjamin mereka bisa sukses? Kenapa kok bisa gitu ya ? Ya karena sukses itu di bentuk dari Kesiapan, Keyakinan, juga Doa :)
Selebihnya mengenai tahap - tahapan awal hingga pendidikan, kalian bisa baca di Novel Diary Of Flight Attendant Wannabe Maka dari itu Anggi Menulis, agar kalian tahu, dan Paham. Bukan hanya sekedar bertanya tapi tidak tahu ilmunya seperti apa.
AYO KALIAN PASTI BISA !
Oya, Perkenalkan ini salah satu dari Wannabes, Pengalamannya bisa kita jadikan pecutan untuk terus bersemangat
Ini dia, wanita yang akan Anggi bagikan pengalaman perjuangannya kepada kalian semua
Nurul Novianita, Pramugari Batik Air
Melaui Bbm
"Awal ikutan Test Pramugari tahun 2011, kalau nggak salah aku coba ikut test di GA tapi gagal di tinggi aku. Aku tunggu beberapa bulan lagi, aku coba di GA lagi dan gagal juga di tinggi, akhirnya aku coba di air asia, di air asia aku lolos tinggi berat badan, tapi gagal di interviewnya, Aku coba lagi di citilink, waktu di citilink aku salah info Medex harusnya di balai kesehatan malah ke GSM, jadi hasilnya nggak ketauan, dan gagal. Setelah itu aku coba di GA lagi sekitar beberapa bulan, Alhamdulillah di situ tinggi dan berat badanku lolos sampai ke tahap background check (ASKAM), tapi di tahap ini aku gagal. Setelah itu menunggu beberapa bulan baru bis ikutan test di GA lagi, akhirnya aku coba test di lion, awal test di lion aku gagal juga di tinggi, kemudian coba lagi minggu depannya, masih gagal juga. Aku coba beberapa bulan kemudian dan akhirnya lolos di tinggi, tapi saat penampilan gagal. Sempet putus asa waktu itu karena setiap ikutan test selalu gagal, akhirnya aku kerja dulu di hotel sambil belajar mengenai kekurangan - kekurangan yang sebelumnya bikin aku gagal, agar menjadi pelajaran. Setelah sudah siap lagi, aku ikutan test di GA lagi, Alhamdulillah lolos terus sampai di tahap Pantuhir, tapi ketika pengumuman pantuhir, aku nggak lolos, dan rasanya nyesek banget, cape rasanya sudah berjuang sampai akhir masih belum di kasih juga sama Allah jadi FA. Sempet nunggu beberapa bulan, baru aku ikutan test di lion lagi, saat testnya aku lolos di berat dan tinggi badan, lolos interview, lolos psikotest dan lolos ke tahap pantuhir yang awalnya aku sempet gagal. Akhirnya aku coba lagi sekitar 1 tahun kemudian di lion, Alhamdulillah sampai di tahap Pantuhir lolos, dan bahagianya luar biasa, serasa mimpi nggak percya, aku bisa lolos test FA. Tambah nggak percayanya saat di telepon sign contact dan di tempatkan di Batik Air, MashaAllah kepikiran terus serasa mimpi juga, masih nggak percaya juga, aku bisa gapai mimpi itu. Semuanya berkat Allah, berkat Orang Tua juga, berkat buku DOFAW kak Anggi yang nambah semangat ceritanya hampir seperti aku di DOFAW itu, belajar dari pengalaman juga dari setiap kegagalan aku belajar apa yang kurang dari diri aku."
Pasti selalu ada Jalan Jika kita mau berusaha, dan yakin. Selebihnya Allah yang memberikan jawaban atas doa - doa kita. Salam Semangat !
Untuk kalian yang mau komentar bisa tinggalkan pesannya di kolom pesan blog ini ya.. 👇

3 komentar:

  1. kak Anggi, thank you banget ya kak..
    dirimu menjadi inspirasiku..
    selalu do'akan kami para wannabe ya kak, agar cita-citanya gak hanya sekedar mimpi namun juga tercapai dengan indah.
    sukses terus untuk kak anggi.

    BalasHapus
  2. insyaállah, , bismillah aku juga pasti bisa, :D kak, anggi doanya yahhh

    BalasHapus