"Katanya Pramugari kok pake hijab terus sih fotonya?! Apa karena model hijab ya?"
Jakarta, Selasa 07.30 pagi via bbm
Kurang lebih seperti itu isi bbm yang Anggi terima setelah menghabiskan sarapan pagi, layaknya hidangan penutup setelah makanan inti, manis :)
Dan seperti inilah, Allah menguatkanku, dalam doa - doa yang terlantun, dalam hati dan tangan yang meminta untuk keridhoanNya.
PERCAYA itulah yang Anggi bisa yakinkan pada diri Anggi sendiri, bahwa rencana Allah adalah benar, dan sudah tentu baik bagi UmatNya.
Sudah pasti, manusia yang senantiasa memperbaiki diriNya karena Allah, dan perlahan mempelajari Islam, walaupun tidak begitu banyak, melalui perjalanan itulah Allah memberikan Anggi kesadaran, bahwa Anggi sangat mencintaiNya juga KekasihNya.
Jujur, berat sekali untuk mengungkapkan dalam hati, apalagi bercerita karena Anggi ingin kalian belajar memahami Islam lebih dekat.
Ini adalah kisah perjalanan Anggi yang telah Allah rencanakan sebelumnya di lauhul mahfudzNya.
Terhitung, bulan Januari awal tahun 2010, Anggi mulai aktif bekerja menjadi Pramugari Garuda Indonesia.
Bersyukur, dan beruntung memang bisa bekerja di sini. Waktu yang terus bergulir maju, Kedua orang tua Anggi senantiasa mengajarkan kepada Anggi untuk berhemat dan menginvestasikan penghasilan Anggi untuk hal yang bermanfaat. Bertambah tahun, Anggi semakin matang dan tercukupi dari finansial. Alhamdulillahirobil'alamin..
Tidak semua Pramugari hidup hura-hura, clubbing, atau yang kebanyakan masyarakat tau yang lebih dominan negatifnya. Tapi, Alhamdulillah selama Anggi bekerja, Anggi bersama rekan - rekan kerja yang baik akhlaknya, walaupun ada beberapa dari mereka yang pola hidupnya glamor, bahkan mengesampingkan pentingnya beribadah. Namun, semua itu kembali lagi kepada pribadi masing - masing, karena hidup juga masa depan ada di tangan kita masing - masing. Melakukan kebaikan hari ini adalah cerminan bagi masa depan kita nanti.
Tahun 2014, ya di awal pergantian tahun dan beritikaf saat itu, Anggi memohonkan yang terbaik, memohon Ridha Allah atas pekerjaan Anggi ini.
Anggi tidak bisa berkata apa - apa ketika dari kalian menanyakan perihal
'sayang ya..tidak bisa berhijab saat kerja' Awalnya menanggapi pernyataan ini, Anggi biasa saja, karena beranggapan, bahwa Anggi bekerja atas Ridha Orang Tua. Anggi hanya ingin membahagiakan kedua orang tua Anggi, dan keluarga besar.
Kami ini bukanlah dari kalangan keluarga yang hidup serba kemewahan, namun Allah mengajarkan kami mengenai kerja keras, kebersamaan, melalui Usaha, keyakinan, keteguhan, keistiqomahan, saling menyemangati, dan terus bersyukur.
Anggi hanya ingin melakukan perubahan yang baik, dan masih bisa membantu finsial keluarga.
Bismillahirohmanirrohim..
Anggi yakin, akan mimpi dan cita - cita yang masih ada, bahwa Allah memiliki rencana indah bagi UmatNya yang senantiasa mau berusaha dan yakin bahwa Rencana Allah adalah baik bagi UmatNya..
Ka Anggi,semangat ya :')
BalasHapus